Latest Entries »

Semua udah diatur

Saya ngalamin pengalaman unik yang bikin gemes, terpukau dan senang. *dance*

Dimulai dengan film Startrek into darkness yang ditunggu-tunggu dari taun lalu, skr masih berputar di bioskop-bioskop kesayangan anda. Remainder buat nonton bareng dah keluar dari minggu lalu dan akhirnya “calon bapaknya anak-anak” #eh mau dipaksa nonton.

Pulang ngantor langsung cabut ke BTC, tapi belum ada kabar dari dia dah nyampe ato blm di TKP, di telepon ga nyambung.  Dengan menguatkan tekad *semangat 45* ya udah aku nonton sendiri aja. Beli tiket dan pilih kursi, langsung menuju studio 4 karena sudah ada filem akan segera dimulai.

Di lorong-lorong yang sempit dan penuh orang itu *halah*, saya menemukan sesosok orang yang dikenal *jreng jreng. Whoala… dunia ini sempit ye, hehe.. (Kalo di sinetron-sinetron mah meski di suatu ruangan mana ada bisa ketemu gitu).

Saya langsung tarik dia ke mbak yang jual tiket dan untungnya kursi disebelah masih kosong.

Gemesnya kenapa operator ngadat.

Terpukaunya, bisa aja aku berlalu masuk ke studio tanpa liat kiri kanan lalu tidak bertemu.

Senangnya, you know la. haha

————————————

Tiba-tiba.. ditengah dialog panjang di filem ada suara nyanyian.

“Sorong ke kanan

sorong ke kiri

lalalalala”

Siapa itu *horor*

“sssstttt” suara ibu menyuruh diam anaknya agar tidak bernyanyi.

Spoiler filemnya.. kenapa mata Kapten Kirk a.k.a Chris Pine so adorable. :”> #SalahFokus

Semua kejadian itu biasa aja. Cuma kalo diliat dari hikmahnya :-? . Semuanya itu sudah diatur, emang kita jadi bisa nonton berdua meski jalan yang dilalui berbeda-beda. Dan malam itu serasa sebentar sehingga kami pun harus melalui hidup di jalan yang berbeda lagi. *omongannya random sekali*

Ya Allah

Izinkan aku menggelar sajadah bersamanya,

beralas cinta berujung surga yang menenggelamkan kami

Dalam sujud penuh kerinduan Kepada-Mu.

Dalam takbir yang mengakui Keagungan-Mu

Dalam salam yang mengingatkan kami

Bermanfaat bagi sesama

Dalam wudhu yang membersihkan hati kami untuk melihat Wajah-Mu

Dalam tilawah yang kami lantunkan penuh haru,

Dalam dzikir yang tiada akhir yang membuat kami semakin kagum akan Pesona-Mu

Mensyukuri ayat-ayat Cinta-mu

Yang kau bentangkan pada kami

Yang menetapkan kami menjadi akhlakul karimah rahmatan lil alamin

Ya Allah

Izinkan aku menggelar sajadah bersamanya,

Amin… Ya Rabbal Alamin…

Alhamdulillah, puisi ini ada di undangan nikahan temanku (Primbon). Indah, jadi kepengen nyusul. :D :D :D ngarep dulu deh. Jadinya Ar Ruum: 21 terus terngiang-ngiang. *tutup undangan, kembali ke dunia nyata*

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.