Alhamdulillah, Saya bisa mengikuti Santri Siap Guna angkatan 23. Informasi mengenai SSG ini dari Teh Nurul peserta SSG angkatan 22, ketika mengikuti cross country bersama Teh Mandha*. Sebenernya Teh Nurul ini menjelaskan kegiatan SSG mencakup banyak hal. Berhubung ingatan lemah 😀 saya hanya bisa mengingat Leadership, Entrepreneurship dan Outbond.  Akhirnya, saya meyakinkan diri untuk mendaftar karena saya pikir punya banyak waktu luang pada hari Sabtu dan Minggu. Saya juga memastikan tanggal pendaftaran nya ke sekretariat Daarut Tauhid sehingga kesempatan ini tidak terlewat.
Setelah mendaftar, diberi tau perlengkapan apa saja yang mesti digunakan.
– 2 Jilbab menutup dada (putih dan gelap)
– Gamis gelap
– Celana gelap (non leging)
– Rok gelap lebar
– Kaos panjang gelap
– Syal putih 90×90
Masya Allah, saya tidak punya semua perlengkapan yang disebutkan diatas. *garuk-garuk
– Sepatu olahraga (gelap)
–  Ponco
– Alat Tulis
– Perlengkapan mandi
– Al quran
Semua itu masuk ke dua tas (gendong dan slempang), banyak sekali, ato saya ga bisa mengefisiensikan barang bawaan ya 😀
Akhir Minggu kemarin tanggal 7-8 April, kegiatan diawali pembukaan, pengenalan masing-masing peserta, dan dimotivasi untuk meluruskan niat dalam melakukan kegiatan SSG ini. Siapa pula yang mengikuti kegiatan ini agar bisa mendapatkan jodoh 😛
Subhanalloh banyak juga yang mengikuti. Bagaimana saya bisa hapal para Akhwat yang penampilannya terlihat sama semua. *garuk-garuk. Yosh, Tak kenal maka taaruf.  Kemudian Akhwat dibawa ke satu ruangan untuk di wawancara mengenai motivasi dan data-data pribadi serta membaca Al Quran Surat Maryam ayat 1-5. Setelah selesai wawancara. lalu kembali ke ruangan untuk pengenalan kegiatan SSG lebih lanjut. Secara Umum kegiatan minggu ini hanya untuk pengenalan SSG dan tiap peserta, diselingi kajian-kajian yang diadakan di mesjid.
Kegiatan hari Sabtu diakhiri pukul 22:00 WIB. Setelah melakukan persiapan menjelang tidur, dan kegiatan pribadi lainnya. Akhirnya kami diharuskan tidur pukul 11:00 (Tidak ada kasur+ bantal empuk + selimut tebal :D)
Kegiatan hari Minggu dimulai pukul 02:00, persiapan selama satu jam untuk mandi dan ganti baju. Setelah itu pergi ke mesjid sampai ceramah bersama MQ FM selesai. Kemudian kami digiring ke lapangan. Di lapangan, kami melakukan olahraga pemanasan. Setelah pemanasan, kami di tes fisik: Push Up, Back Up, Sit Up dan bending. per 1 menit. Bagi saya yang jarang berolahraga, walhasil pegel-pegel dan mencuri-curi tidur ketika pemberian tausiah oleh pengurus (maap  ya..tiba-tiba kepala saya pening setelah bending) 😀
Menurutku, minggu ini semacam simulasi, untuk memberitahukan secara general apa saja yang akan dilakukan. Materi yang akan didapat selama 12 pekan ke depan adalah:
1. Al Qur’an
2. Islam Diniyah
3. Manajemen Qolbu
4. Spiritual Motivation
5. Leadership
6. Mental Entrepreneur
7. Team Building
8. Beladiri
9. Outdoor Activity
Sistem pengajaran adalah bergaya militer, untuk melatih kedisiplinan dan semangat. Untuk makan diberi waktu hanya 15 menit, teman diharuskan membantu menghabiskan jika makanan tersisa (hoh tidak! makanku kan lambat :D), gerak cepat dalam setiap kegiatan, rapih dalam menyimpan barang, oh iya kami dibiasakan untuk tidak pergi secara bergerombol, maka kami berbaris 2 banjar. Kami pun diberi arahan untuk menyeragamkan gerakan dalam beberapa kegiatan ditambah yel-yel penyemangat. Salah satunya, ketika pengurus bertanya ‘Apa kabar?’ peserta menjawab dengan lantang ‘Alhamdulillah, Luar biasa, Allahuakbar’

Bersama 24 Akhwat dan 42 Ikhwan, semoga kami bisa istiqomah dan 100% semangat dalam menjalani kegiatan ini untuk mencari ridho dan cinta-Nya. Luar biasa bisa mengenal beberapa dari mereka 🙂

Semoga ilmu yang didapat bisa nempel di otak.

“Membiasakan bersedekah tiap pagi, walau sedikit”

“Orang yang tidak berniat mencari hidayah saja diberi hidayah, apalagi bagi hambanya yang menginginkan hidayah. Mendekatkan dirilah, sehingga Dia lebih dekat.”

“Geserkan makhluk atau benda yang mendominasi pikiran dengan Allah, dengan cara Allah”

“Meminta maaflah kepada orang tua sebelum terlambat”

Subhanallah, tausiah-tausiah ketauhidan bermanfaat dan sebagai pengingat, kadang saya mudah lalai. Untuk persiapan kegiatan-kegiatan selanjutanya, peserta disarankan untuk mebiasakan olahraga tiap hari.

*artikel ini ditulis atas permintaan Teh Mandha.

Advertisements