Sekitar umur 14 bulan, Ajwa sudah mulai bisa berjalan meskipun masih terseok-seok dan sering terjatuh. Di dalam rumah, hobinya mengacak-ngacak semua barang yang mudah tercapai oleh tangannya. Tentu di rumah akan sangat jarang melihat dalam keadaan rapih.

Sesekali Ajwa diajak keluar rumah. Bahkan keluar sendiri jika pintu terbuka. Jika tidak dihentikan untuk memakai sepatu dulu sebelum keluar rumah. Mungkin dia sudah berjalan telanjang kaki dengan girang dan semangat. Kuikuti langkahnya kemana saja dia inginkan. Ketika dia terjatuh, aku hanya merespons biasa saja dan hanya memotivasi dia untuk berdiri.

Tapi yang aku khawatirkan ketika dia tertarik dengan halaman tetangga, yang memang di lingkungan komplek rumah tidak ada garasi di setiap halaman rumah. Ajwa tertarik dengan sepeda warna-warni yang terparkir dihalaman tetangga. Tapi tetap saja tidak sopan jika masuk ke halaman tetangga tanpa ijin. Maaf nak, tidak boleh kesitu dan menggendong ajwa untuk menjauhi. Tapi rasa penasaran anak memang tidak mudah dihentikan.

Ah begitu menguras tenaga ketika mengasuh anak yang sudah aktif dan mudah bermobilisasi. Mereka seakan punya kekuatan lebih sedangkan aku hanya bisa bertahan dalam beberapa menit saja.

*merenung*

 

 

Advertisements