Lika liku perjalanan ke kantor. weiss..

Alhamdulillah, dapat tempat tinggal di daerah Cimahi Selatan yang dipilih tempatnya dekat dengan pintu tol. Aku ga bilang strategis karena yah, belum melakukan meneliti pasar, rumah sakit, sekolah dll. hehe.. pemilihan rumah yang grasa grusu kali ya *ini sih kebiasaan*. But anyway, Semoga rumah itu berkah bagi kami, dan saya mah bersyukur saja.

Perjalanan dari kantor ke rumah ya pake motor. karena ga bisa pake mobil. Ya saya sudah tau kondisi lalu lintas daerah Cimindi dan Gunung Batu, macet ya. Oke.. harus nerima? ya hari-hari pertama melewati rute tersebut dengan sabar. Pulang kantor mulai deh mencari-cari jalan alternatif.

Dengar-dengar dari kantor ada jalan singkat lewat komplek mewah. yuk mari kita coba. Gimana? Mengikuti kendaraan lain.

hmm… awalnya sih berjalan lancar sampai ternyata orang itu ternyata menepi di satu rumah. wah, malu iya. Mungkin dia merasa ada yang mengikuti. Akhirnya aku jalan terus, dan beruntung akhirnya menemukan jalan yang aku kenal. wkk…

Berpuluh-puluh kali mencari jalan yang paling bisa dilalui dengan singkat. Syukurlah, sekarang sudah punya rute tersendiri dan kembali pada mode mengendarai autopilot.

Yah, aku sudah berniat mau mampir ke satu tempat yang beda arah. tapi tetap saja aku jalan ke rute biasa. ckckck..

Rute yang dilalui sekarang sebenarnya lebih berputar-putar, tapi mendingan gitu dan lebih cepat pula daripada macet. hah stress deh.

Jadi teringat pengalaman motor di Jakarta dan Bali. Kalau di Jakarta, hmm.. kamu tau lah. Aku sepertinya tidak terlalu semangat mencari jalan alternatif, karena setiap mencari jalan alternatif tetap aja, hmm.. kamu tau lah.

Yang paling menyenangkan itu di Bali, jalanan kebanyakan lurus. Bisa ngebut. ah lupa, dari Kuta – Sanur mungkin bisa 17 menit. padahal kalau slow mungkin 30 menit. Aku ga tau lagi kondisi di lalu lintas di Bali sekarang. Rindu masa-masa itu.

Rutinitas kantor emang tidak lepas dari perjalanan dari rumah ke kantor. Jadi tetap fokus dan hati-hati dijalan.

 

 

 

 

Advertisements